
Kali ini saya akan tunjukkan pada teman-teman semua tentang beberapa sudut cantik kota ini. Oke, untuk kali ini saya akan bawa teman-teman semua melihat potongan landscape pantai yang telah saya abadikan.
Tujuan pertama saya adalah....Pantai Kubu. Dulu pertama kali kesini masih belum mendapatkan perhatian besar dari pemerintah, dan kalau sekarang sudah cukup layak menjadi tujuan wisata. Dengan dikenakan biaya retribusi yang sangat murah, kalian bisa santai pakai kacamata hitam, kaki diselonjorkan, tidur-tiduran, sambil minum es kelapa muda yang seger dan diiringi merdunya suara ombak yang dipecah karang.
| Selamat Datang di Tanjung Keluang |
Tujuan pertama, done. Waktu masih terlalu dini untuk memilih pulang. Maka dari itu, saya dan teman-teman konyol saya memutuskan untuk move keeeeeee....tet to ret to ret... Tanjung Keluang!. Yak, untuk menuju ke satu pulau di seberang pantai Kubu ini, kita harus menyewa perahu untuk memboyong kita ke daerah antah berantah menakjubkan itu.Tenang, harga sewa nya pun masih terhitung mu to the rah, murah. Apalagi kesananya rombongan. Bakalan jadi momen pecah kalian. Setelah deal harga dengan pemilik sang perahu, meluncurlah saya ke sebuah pulau yang telah membuat penasaran sepasang mata saya.
Tidak butuh waktu lama, sekitar 10-15 menit sampailah di tujuan wisata kedua. Dan, inilah yang bisa kalian temui disini.
Dengan biaya retribusi yang murah juga, disini kalian juga akan bisa sekali melihat telur Penyu, anak Penyu, Penyu besar, bahkan Penyu-penyuan alias patungnya saja. :D
Tempat ini masih sangat cantik dengan kesederhanaan nya, kealamiannya dengan ombak yang tenang, pasir yang halus, karang yang bersahabat, pohon-pohon yang menyejukkan, dan sentuhan angin pantai yang damai. Akan sangat tidak berperikemanusiaan, jika ada pengunjung yang dengan sengaja berniat merusak kesempurnaan itu. Saya harap lima atau sepuluh tahun ke depan, jika saya kembali kesini lagi saya masih menemui kesempurnaan yang sederhana ini disini, tetap dengan perasaan yang damai, dan tanpa kenakalan ulah manusia.
Ini waktunya saya pulang. Bersyukur atas nikmat Tuhan akan lensa mata yang begitu sempurnanya mengalahkan apapun. Dengan setting otomatis, dia bisa bergerak-gerak mengarah kemana apa yang harus dilihat, dia bisa zoom in dan zoom out tanpa secara penuh disadari, dia bisa mengatur kecerahan yang diperlukan dari apa yang kita lihat, dan sangat fokus. Subhanallah :)
Notes: (Januari 2015)
Biaya retribusi Tanjung Keluang : 7.500
Biaya retribusi Pantai Kubu : 3000
Biaya sewa perahu : 20.000/org





